Artikel ini membahas tentang posisi bumi dalam tata surya. Meliputi pembahasan: sejarah terbentuknya Bumi, ukuran Bumi, Bulan, Matahari, urutan planet, dan lapisan kulit Bumi.
![]() |
| Gambar: Dibuat oleh AI |
1. Sejarah Terbentuknya Bumi
Bumi terbentuk sekitar 4,54 miliar tahun lalu dari proses akresi nebula matahari, yaitu kumpulan gas dan debu sisa pembentukan Matahari. Pada masa awal, permukaan Bumi masih berupa lautan magma panas akibat tabrakan dengan planetesimal dan benda langit lain.
Menurut sumber pendidikan, sejarah perkembangan Bumi dibagi dalam skala waktu geologi:
- Arkeozoikum (4,5–2,5 miliar tahun lalu): Bumi masih panas, belum ada kehidupan kompleks.
- Proterozoikum (2,5 miliar–540 juta tahun lalu): mulai muncul organisme bersel satu.
- Paleozoikum (540–250 juta tahun lalu): muncul kehidupan kompleks, termasuk hewan laut.
- Mesozoikum (250–65 juta tahun lalu): era dinosaurus.
- Kenozoikum (65 juta tahun lalu–sekarang): berkembangnya mamalia dan manusia.
2. Ukuran Bumi, Bulan, dan Matahari
Ukuran Bumi
- Diameter ekuator: ± 12.756 km
- Diameter kutub: ± 12.714 km
- Jari-jari rata-rata: ± 6.371 km
- Massa: ± 5,97 × 10²⁴ kg
- Luas permukaan: ± 510 juta km²
Ukuran Bulan
- Diameter: ± 3.474 km
- Jari-jari: ± 1.737 km
- Jarak rata-rata dari Bumi: ± 384.400 km
- Massa: ± 7,35 × 10²² kg
Ukuran Matahari
- Diameter: ± 1.392.700 km
- Jari-jari: ± 696.340 km
- Massa: ± 1,989 × 10³⁰ kg
- Jarak rata-rata dari Bumi: ± 149,6 juta km
Perbandingan: Matahari 400 kali lebih besar dari Bulan, tetapi juga 400 kali lebih jauh, sehingga keduanya tampak hampir sama besar di langit.
3. Urutan Bumi dalam Tata Surya Beserta Planet Lainnya
Tata surya terdiri dari Matahari sebagai pusat, dikelilingi oleh delapan planet. Urutannya dari yang terdekat ke Matahari:
- Merkurius
- Venus
- Bumi
- Mars
- Jupiter
- Saturnus
- Uranus
- Neptunus
Planet Dalam (Terestrial)
Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars disebut planet dalam karena berukuran kecil dan berbatu.
Planet Luar (Gas Raksasa)
Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus disebut planet luar karena berukuran besar dan tersusun dari gas.
Posisi Bumi di urutan ketiga membuatnya berada di zona layak huni (habitable zone), sehingga memungkinkan adanya air cair, atmosfer stabil, dan kehidupan.
4. Lapisan Kulit Bumi
Struktur Bumi terdiri dari beberapa lapisan:
- Kerak Bumi (Litosfer): Lapisan terluar, tebal 5–70 km. Kerak benua lebih tebal daripada kerak samudra.
- Mantel (Astenosfer): Tebal sekitar 2.900 km, terdiri dari batuan padat namun plastis.
- Inti Luar (Outer Core): Tebal ± 2.200 km, berupa besi dan nikel cair, menghasilkan medan magnet Bumi.
- Inti Dalam (Inner Core): Radius ± 1.220 km, berupa besi padat dengan suhu sangat tinggi.
Lapisan ini berperan penting dalam dinamika geologi, seperti gempa bumi, vulkanisme, dan pergerakan lempeng tektonik.
Kesimpulan
Bumi terbentuk dari nebula matahari sekitar 4,54 miliar tahun lalu. Ukurannya relatif sedang, lebih besar dari Bulan tetapi jauh lebih kecil dari Matahari. Bumi menempati urutan ketiga dalam tata surya, berada di zona layak huni. Lapisan kulit Bumi terdiri dari kerak, mantel, inti luar, dan inti dalam.

Posting Komentar